Otomasi Bisnis Pakai Google AppScript: Bikin Tracking Order Jadi Otomatis
Kalau bisnis distribusi Anda masih pakai WhatsApp + Excel manual untuk tracking order dan invoice, ada cara yang lebih efisien: Google AppScript.
Apa itu Google AppScript?
AppScript adalah alat otomatisasi dari Google yang bisa menghubungkan Google Sheets, Gmail, WhatsApp API, dan Google Drive — semuanya otomatis.
Kelebihannya: gratis, berjalan di Google Cloud, dan tidak perlu install software apapun.
Tiga otomasi yang bisa langsung dipakai
1. Order Tracking System
Sistem yang otomatis mencatat order masuk (dari Google Form atau WA), menyimpannya di Google Sheet, dan mengirim notifikasi WA ke admin.
Cocok untuk: CV distribusi yang terima puluhan order per hari via sales.
2. Auto Invoice Generator
Dari data order yang sudah tercatat, sistem otomatis generate PDF invoice yang siap kirim ke pelanggan. Invoice bisa dikirim via WA atau email.
Cocok untuk: Bisnis yang perlu invoice formal untuk pelanggan korporat.
3. WMS Lite — Warehouse Management sederhana
Gabungan dari order tracking + stok barang. Sistem otomatis mengurangi stok setiap ada order, memberi notifikasi kalau stok menipis, dan bikin laporan penjualan mingguan.
Cocok untuk: Distributor dengan stok barang yang perlu dipantau.
Kenapa AppScript, bukan software ERP?
Software ERP seperti SAP atau Odoo bagus — tapi mahal dan kompleks. Untuk CV distribusi skala menengah di Jawa Timur, AppScript sudah lebih dari cukup.
Dengan investasi Rp500.000–Rp1.000.000, Anda dapat sistem yang sama fungsinya — tanpa biaya bulanan.
Tambahan ke paket website
Add-on AppScript bisa ditambahkan ke paket website apapun di arvao. Lihat detail di halaman Services.
Mau tanya-tanya soal website buat bisnismu?
Chat WA Kami